Kualalumpur Malaysia,- Aktivis Ali Akbar Saukani yang juga Ketua Komunitas Jurnalis Silampari Salah satu Pendiri Organisasi PWI Lubuklinggau yang perduli dalam pemberantasan dugaan kasus jaringan sindikat TKI Ilegal di Sumsel dan Nasional berulang kali terjadi memberikan secuil dugaan bukti dan segudang bukti bukti yang ada terkait dugaan jaringan sindikat TKI Ilegal yang ia bongkar dan dilaporkan olehnya saat ini.
Didalam dugaan video human Trafficing di live tiktok streaming 2026 berbicara yang bahasa kapal angkut oleh diduga sindikat TKI Sindikat pengiriman atau terduga penerima pekerja migran ilegal (TKI/PMI) kerap menggunakan istilah atau sandi khusus terkait sarana transportasi laut (kapal angkut) untuk mengelabui petugas dan aparat penegak hukum. Untuk lebih jelas mendengarkan suara terduga pria tersebut bisa menggunakan alat tambahan pengeras suara.
Istilah dan Sandi Umum oleh diduga oknum memiliki jaringan sindikat TKI seperti Kapal Angkut, Kapal Tikus, sebutan untuk kapal kayu kecil, speedboat, atau perahu nelayan tradisional yang digunakan secara sembunyi-sembunyi melewati jalur tikus (jalur perairan ilegal antarpulau atau antarnegara perbatasan).
Barang Kiriman / Paket: Istilah sandi yang sering dipakai oleh calo atau agen untuk menyebut para calon pekerja migran yang akan dinaikkan ke atas kapal.
"Jelas dugaan TPPO ke Malaysia naik Kapal Angkut hal itu merujuk notabene Jalur Belakang, Istilah operasional untuk rute pelayaran non-prosedural yang menghindari pelabuhan resmi dan pemeriksaan imigrasi. Ini bagian kecil dugaan bukti bukti terkait laporan dugaan kasus jaringan sindikat TKI Ilegal yang saya bongkar dan laporkan dari segudang dugaan bukti bukti yang ada," tegas Aktivis Ali Akbar Saukani, Kamis, 27/08/2026 dan mendesak DPR RI segeraa turun tangan yang mana nomor registrasi dari DPR RI sudah didapati sembari menunggu proses antri tindak lanjut.
Dirinya meminta pula putra kebanggaan PROV Sumsel yang duduk di kursi DPR RI seperti Anggota DPR RI Fauzi Amro dari Fraksi Nasdem, juga Prana Putra Sohe dari Fraksi PKB untuk turun tangan segera dan mengawal laporan di DPR RI demi keamanan kebaikan Masyarakat Sumsel kedepannya serta secara Nasional.
Aktivis Ali Akbar Saukani juga berpesan kedepannya bagi Warga Masyarakat dimanapun berada Jangan langsung percaya jika menemukan tindak tanduk para terduga oknum seperti itu, karena ini adalah modus dugaan operandi klasik dari para terduga sindikat perdagangan orang (human trafficking) yang sangat berbahaya.
"Jika Anda atau orang terdekat mengalami situasi ini, segera batalkan rencana tersebut. Menyeberang dengan kapal angkut artinya jelas tidak resmi dan masuk ke Malaysia tanpa visa kerja yang sah dari Indonesia serta adalah tindakan ilegal. Anda berisiko tinggi menjadi korban penipuan, penyekapan, hingga kerja paksa tanpa gaji atau sembarang an digaji,"
Seperti didalam video terduga pria menyebutkan naik kapal angkut saja, dan hanya memberikan foto Paspor setelah tiba di Malaysia terduga pria berucap langsung disediakan pekerjaan, itu diduga jelas sekali para terduga jaringan sindikat TKI yang mana terduga di video menunggu para korban dugaan TPPO tiba masuk dari belakang ke Malaysia, sementara satu terduga wanita lawan bicaranya mencarikan job keterduga oknum pria tersebut, bahkan host nya pun menyebut kan terduga pria itu adalah bos nya.
"Dugaan Modus dan Fakta yang harus Anda Ketahui "Menunggu di Malaysia" Merupakan Jebakan terduga sindikat diduga sengaja menempatkan calon pekerja di rumah penampungan rahasia (safe house) di Malaysia. Di sana, paspor atau dokumen Anda akan disita, dan Anda akan dilarang keluar sampai "pekerjaan" yang dijanjikan ada. Selanjutnya Kapal Angkut, artinya diduga Melalui "Jalur Tikus" Kapal kayu atau speedboat yang digunakan biasanya kelebihan muatan, tidak memiliki pelampung, dan berlayar malam hari demi menghindari patroli maritim," tegas Aktivis Ali Akbar Saukani
Jalur ini sangat bertaruh nyawa dan rawan kecelakaan tenggelam. Status Ilegal dan Risiko Hukum begitu anda menginjakkan kaki di Malaysia tanpa jalur resmi (Pekerja Migran Indonesia/PMI Prosedural), Anda berstatus pendatang asing tanpa izin (PATI). Anda bisa ditangkap oleh Polisi Diraja Malaysia, dijebloskan ke penjara imigrasi. Pekerjaan yang Dijanjikan Biasanya diduga Palsu atau diduga tidak sesuai.
Terduga Sindikat sering menjanjikan pekerjaan enak dengan gaji besar. Faktanya, terduga korban banyak yang dipaksa bekerja di sektor ilegal, seperti operator judi online (cyber scamming), buruh kebun sawit terpencil, atau asisten rumah tangga digaji terkadang tidak sesuai bahkan bisa tanpa digaji, hingga kemungkinan mengalaminya penyiksaan oleh terduga oknum dalam bekerja disana, jika garda terdepan Pemberantasan dugaan TPPO ke luar negeri ingin menindaklanjuti membongkar menangkap para terduga yang dilaporkan sesungguhnya sangat mudah sekali sebenarnya, jadi tunggu apalagi," tandas Aktivis Ali Akbar Saukani, dan berpesan kepada DPR RI segera mendesak berbagai pihak tangkap para terduga jaringan sindikat yang telah dilaporkan.
Informasi yang dihimpun bahwa Wajah para terduga, plat mobil, plat motor, paspor, NIK, alamat para terduga serta dugaan bukti bukti yang bukan hanya video saja melainkan segudang dugaan bukti bukti telah diberikan dalam laporan selama ini.
Namun para terduga oknum jaringan sindikat TKI baik di Sumsel Nasional bahkan di luar negeri diduga seakan tak tersentuh tindakan sama sekali oleh para garda terdepan Pemberantasan dugaan kasus jaringan sindikat TKI Ilegal di NKRI. Bahkan semua diduga bungkam, hingga laporan pun berlanjut ke Ombusdman RI juga DPR RI yang sedang dalam proses tindakan. ( Tim )